Etika Memotret Satwa di Kampung Blekok

ETIKA MEMOTRET SATWA DI KAMPUNG BLEKOK

Dalam memotret satwa yang terdapat di alam liar, selain kamera yang canggih dan memadai di butuhkan juga adanya suatu etika di dalam memotret satwa. Terdapat beberapa etika memotret satwa di Kampung Blekok yang kalian harus ketahui. Etika memotret satwa di Kampung Blekok diantaranya yaitu:

1. PELAJARI PANGGILAN ALAM

 

Pelajari dan kenali tanda suara seperti adanya suara burung terancam, mati dan sebagainya. Jangan lupa bahwa burung-burung ini bukan termasuk satwa jinak meskipun burung-burung tersebut terlihat jinak.

2. BATASI PENGGUNAAN PANGGILAN SUARA

Batasi penggunaan rekaman suara untuk menarik atau memanggil burung. Sebab dengan menggunakan rekaman suara tersebut justru akan menarik predator yang kemudian akan mengganggu proses berkembang biak serta mencari makan burung-burung.

3. JAGA JARAK

Dalam memotret satwa yang berada di alam bebas, kalian perlu menjaga jarak aman baik untuk satwa maupun untuk kalian sendiri. Jika satwa tersebut terganggu dan terhenti perilakunya seperti pada saat istirahat dan memberi makan anaknya, bisa jadi posisi kalian terlalu dekat dan harus mengatur jarak kalian.

4. SABAR

Sabar merupakan salah satu kunci keberhasilan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Jangan memaksakan untuk mendapatkan burung dalam aksinya, seperti menghalau dan mengagetkannya. Keindahan foto didapatkan dari aksi burung yang natural.

5. JANGAN BERISIK

Ketika memotret satwa, pastikan kalian tidak bergerombol, mengejar atau mencegah burung terbang. Kalian juga tidak diperkenankan untuk membuat keributan dengan sengaja dengan tujuan untuk mengalihkan perhatian burung yang akan membuat burung stress dan terbang lalu burung tersebut akan menghabiskan tenaga untuk hal yang tidak di perlukan.

6. JANGAN MERUSAK SARANG

Jangan pernah menyentuh atau membuka sarang agar telur atau anak burung lebih terlihat atau bahkan sampai mengeluarkan dari sarang. Beberapa spesies burung akan langsung meninggalkan sarang dan telur/anak burung yang terbengkalai. Nah, buat tangan kalian yang usil-usil nih jangan di lakukan lagi yaaa!!!

7. JANGAN MEMISAHKAN INDUK DAN ANAKNYA

Kalian tidak diperkenankan untuk menempatkan diri diantara induk dan anaknya. Karena hal tersebut dapat memisahkan anakan dan induknya karena induk takut menuju sarang atau bahkan induk akan menyerang kalian untuk melindungi sarangnya.

8. JANGAN MENGGANGGU FASE BERBIAK

Fase berkembang biak burung merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kelestarian  burung agar tidak punah. Jangan mengganggu proses burung berkembang biak, membuat sarang maupun pada saat induk memberi makan anak nya. Jika pada saat burung berkembang biak dan terus menerus di ganggu, hal tersebut akan menyebabkan semakin sedikitnya populasi burung yang ada, sehingga suatu saat nanti akan menyebabkan kepunahan pada burung.

9. JANGAN MENINGGALKAN JEJAK

Jangan merusak atau memindahkan tanaman atau obyek hidup lainnya. Beberapa predator mempunyai kepekaan untuk memangsa burung dengan mengikuti jejak yang kalian tinggalkan, serta kalian juga tidak di perkenankan meninggalkan sampah karena akan merusak keindahan ekosistem di sekitar.

10. UTAMAKAN KESELAMATAN SATWA

Selalu ingat bahwa kelestarian satwa dan habitatnya jauh lebih penting dari sebuah foto yang indah.

11. PEMBEKALAN DIRI

Bekali diri dengan memperkaya pengetahuan tentang perilaku dan ekosistem satwa liar.